Beberapa Istilah dalam BIM (part 1)

Dalam pekerjaan menggunakan BIM kita akan menjumpai istilah – istilah yang mungkin baru bagi kita. Berikut beberapa istilah BIM yang bisa kita jadikan rujukan.

Asset Information Model (AIM) adalah sub-jenis Informasi Model yang digunakan untuk  pemeliharaan, pengelolaan, dan pengoperasian aset selama siklus hidup sebuah bangunan. AIM digunakan :

  1. sebagai satu – satunya untuk semua informasi tentang aset;
  2. sebagai sarana untuk mengakses / menghubungkan ke sistem perusahaan (mis. Sistem Manajemen Pemeliharaan Terkomputerisasi (CMMS))
  3. sebagai sarana untuk menerima dan memusatkan informasi dari pihak lain pada seluruh tahapan proyek.

As-Built Model  Adalah 3D Model yang diberikan kepada Pemilik bangunan yang merupakan sebuah salinan model 3D yang telah di perbarui  spesifikasi , tambahan ubahan pesanan dari pemilik dan modifikasi lainnya dalam urutan yang baik yang menandai perubahan dan pilihan yang  dibuat selama konstruksi. Juga meliputi copy Shop Drawing, Data Produk, Sampel dan submittals yang sudah disetujui .

Bill of Quantities – BoQ / BQ adalah daftar terperinci bahan dan tenaga kerja yang dibuat oleh Quantity Surveyor untuk mengomunikasikan kebutuhan  yang diperlukan dalam proyek. BIM sangat membantu dalam pembuatan BQ tergantung pada detail dan akurasi yang disepakati sebelum pemodelan.

BIM Coordinator adalah seseorang yang melakukan peran perantara antara BIM Manager dan tim Modeler. BIM Coordinator mengimplementasikan standar dan protokol pemodelan dari BIM  Manager dan menangani koordinasi sehari-hari anggota tim untuk mencapai tujuan proyek.

BIM Dimension Information adalah informasi dalam model atau properti tentang objek di luar representasi grafis. Suatu istilah yang mengacu pada hubungan cerdas komponen CAD 3D dengan semua aspek informasi manajemen siklus hidup proyek.
Umumnya dikenal sebagai akronim 4D (waktu), 5D (biaya), 6D (manajemen siklus bangunan).

BIM Execution Plan (BEP) adalah dokumen yang merupakan persetujuan tentang proses dan deliverable dokumen (dokumen yang diserahkan kepada client) sepanjang pengerjaan proyek. Sehingga tidak ada perselisihan yang nantinya akan mengganggu selama proyek dikerjakan.

BIM Manager Seseorang yang bertanggung jawab atas administrasi dan manajemen proses yang terkait dengan Building Information Modelling pada suatu proyek. Ruang lingkup manajemen dapat bervariasi, termasuk kegiatan seperti pengorganisasian, perencanaan, penjadwalan, pengarahan, pengendalian, pemantauan dan evaluasi proses BIM, tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proses-proses tersebut selaras dengan tujuan proyek.

BIM Maturity Level adalah sebuah konsep yang mendefinisikan berbagai variasi evolusi tahapan yang sudah ada dan yang akan direncanakan berdasar pada pendekatan kolaborasi di dalam sistem BIM

BIM Process adalah kumpulan keterangan dari penggunaan komponen model yang ditentukan, alur kerja, dan metode pemodelan yang digunakan untuk mencapai hasil informasi spesifik, berulang, dan dapat diandalkan dari model. Metode pemodelan mempengaruhi kualitas informasi yang dihasilkan dari model. Kapan dan mengapa suatu model digunakan dan dibagikan memengaruhi penggunaan BIM yang efektif dan efisien untuk hasil proyek dan dukungan keputusan yang diinginkan.

Collaboration  adalah praktek kolaboratif pada desain bangunan dan proyek konstruksi menyatukan sejumlah besar disiplin ilmu yang berbeda (banyak dari mereka tidak akan pernah bekerja bersama sebelumnya). Ini juga melibatkan koordinasi dan integrasi informasi, prosedur dan sistem.
Sebagai contoh: Struktur proyek telah berevolusi menjadi hubungan langsung antar klien – konsultan – kontraktor menjadi struktur yang lebih terintegrasi.

bersambung

 

Leave a Reply