Model development phases dalam BIM (Part 2)

Phase 4 Dokumen kontrak (Construction Drawing)

Dasar untuk membuat undangan tender dan perencanaan konstruksi
Informasi elemen bangunan yang lebih detail untuk tender dan Quantity Take-off
Bisa diekstrak untuk menghasilkan data elemen bangunan dan  bill of quantities (BOQ), menghasilkan gambar teknik yang terperinci
Digunakan oleh kontraktor pembangun sebagai dasar untuk perencanaan produksi
Koordinasi akhir semua disiplin ilmu dengan memeriksa clash elemen antar disiplin , konsistensi model disiplin
Detail: elemen bangunan, hasil akhir, bangunan data properti
Biaya: Update rencana biaya, BOQ, Definisi Objek Lengkap

Phase 5 Construction (Shop Drawing)

Dasar untuk konstruksi bangunan
Digunakan untuk perencanaan konstruksi dan penjadwalan (4D BIM)
Informasi kontraktor, subkontraktor dan vendor produk diperlukan
Persyaratan kinerja sebelumnya diganti dengan data atribut spesifik dan data baru yang ditambahkan  yaitu harga, vendor dan waktu
Detail: elemen bangunan, hasil akhir, produksi / proses, data produk
Biaya: BOQ yang sudah ada harga dan biaya

Phase 6 – Post construction/Facilities management

Menyiapkan dokumen ‘as-built’
Model dengan elemen, komponen, dan properti bangunan yang disesuaikan dengan kenyataan di lapangan
Data yang digunakan dari model setiap disiplin harus bisa untuk Facilities Managemen yang meliputi cara operasi, pemeliharaan, renovasi dan perluasan bangunan.
Detail yang termasuk dalam model pada tahap ini: elemen bangunan, finishing, fungsi, geometri / lokasi, properti elemen bangunan, data konstruksi, data produk, manual pengoperasian dan pemeliharaan
Biaya: pemodelan pemeliharaan dan penggantian elemen bangunan,  informasi manajemen tentang biaya pemeliharaan, jaminan, instruksi operasi, dll

Leave a Reply